Rabu, 14 Januari 2015

Kifarat

Hari ini saya berkesempatan bertemu seorang donatur perempuan yang berkonsultasi tentang kifarat. Kifarat adalah denda yang dibayarkan untuk menebus kesalahan, kira-kira demikian. Pada case hari ini, donatur ini merasa pernah mengeluarkan kalimat - kalimat yang disinyalir mungkin menjadi penghambat akan kehamilannya. Berawal dari pasangan swami isteri yang berterapi kepada seorang theraphis untuk terapi kehamilan. Pasangan ini menikah sudah tiga tahun dan belum diberikan momongan. Saat terapi perempuan donatur kami, ditanya oleh teraphis, apakah pernah mengeluarkan kalimat untuk menunda hamil setelah menikah. Ternyata memang setelah menikah donatur saya ini, sempat berucap untuk entar-entar saja dulu untuk mempunyai momongan.

Sang terapis menyarankan untuk membayar kifarat, jika ada kifarat yang harus dibayar. Begitu hati-hatibnya ya kita selaku manusia yang penuh alfa hendaknya dalam menjaga lesan. Bisa jadi kejadian betul apa yang kita kesankan. "mulutmu harimaumu." Well...ternyata kifarat itu ada dua jenis menurut saya, setelah saya searching-searching di google...maklumlah bukan ustadz. Kifarat pada kasus donatur kami ini termasuk jenis kifarat yang pertama yakni kifarat karena nadzar, atau ucapan. Jika karena nadzar misalnya seseorang bernadzar khusus jika mencapai sesuatu akan melakukan sesuatu tentunya yang tidak bertentangan dengan syari'ah maka wajib hukumnya nadzarnya ditunaikan. Jika tak ditunaikan maka wajib membayar kifarat/denda. Yang berupa : yang pertama memerdekakan budak atau berpuasa selama tiga hari berturut-turut, atau memberi makan  sepulub orang miskin dengan takaran seorangnya adalah sebesar 544 gram gandum atau kurma atau beras. 

Kifarat selanjutnya atau yang kedua adalah kifarat yang lebih  setingkat lebih berat dari jenis kifarat yang telah saya tuliskan diatas. Yakni jika seorang muslim melakukan hubungan swami istri saat bulan puasa atau seorang swami yang menyetubuhi istrinya saat haid maka kifaratnya adalah : Membebaskan atau memerdekakan buda, atau berpuasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin (ukurannya 544 gram beras untuk seorang miskin). Ketentuan diatas bersumber dari hadist. Wollohu alam bii Showab

Jumat, 09 Januari 2015

Syafrudin Prawiranegara (Lanjutan)

Sang istri berjualan sukun goreng.

Syafrudin Prawiranegara, mantan kepercayaan presiden dan wakil presiden RI, Soekarno - Hatta, terkenal dengan kesederhanaannya dan kesahajaannya. Ia mengajarkan itu kepada ister dan anak-anaknya. Lily, istri Syafrudin, terbiasa mengalami perjalanan hidup yang berat bersama swaminya.

Sebagai diberitakan Republika, Lily berjualan suku goreng untuk menghidupi empat anaknya yang masih kecil. Mereka adalsh Icah, Pipi, Farid dan Khoid. Perjuangan itu dijalani Lily selama swaminya berada di Sumatera menjalankan tugas negara. Saat berjualan sukun, ada protes dari Icah.

"Kenapa kita tidak minta bantuan saja pada om Karno  dan wakil Presiden Om Hatta serta Om Hengky (Sri Sultan Hamangku Buwono IX
"Ayahmubsering mengatakan kepada ibu agar kita jangan bergantung pada orang lain, Icah. Kalau tidak penting sekali jangan pernah meminjam uang, jangan pernah berutang,"jawab Lily. "Tapi apa ibu tidak malu? Ayah orang hebat, keluarga ayah dan ibu juga orang hebat.' "Iya sayang. Ibu mengerti, tapibdengarkan ya. Yang membuat kita boleh malu adalah kalau kita melakukan hal - hal yang salah seperti mengambil milik orang lain yang bukan hak kita, atau mengambil uang negara. Itu pencuri namanya. Orang - orang mungkin tidak tahu, tapi Allah tahu." kata Lily memberikan penjelasan kepada anak sulungnya.

Farid, anak keempat Syafrudin membenarkan perjuangan ibunya, yang pernah berjualan sukun goreng untuk mencukupi kebutuhan hidup dan membeli susu bagi adek Farid yang masih kecil. "Ya, saya pernah mendapat cerita dari ibu. Ibu sayatidak malu berjualan   goreng dan tidakmengeluh ditinggalkan suaminya untuk melaksanakan tugas negara," kata Farid  yang telah menjadi pengusaha dan dikenal seebagai akuntan. Usai mengucapkan kata - kata itu Farid tertunduk. Kemudian tangannya mengambil kaca mata dan meletakkan di atas meja. Telunjuk tangan kanannya mengusap setetes air yang keluar dari kedua matanya."Maafkan saya. Saya tidak bisa menahan kesedihan kalau mengingat kembali kisah itu,"katanya.


Keteladanan Sang Menteri Miskin

Sikap Syafrudin Prawiranegara memang memiliki dedikasi tinggi dakam menjalankan tugas dan sangat nementingkan bangsa, negara, serta rakyat. Ia mengabaikan dirinya, keluarganya bahkan kehidupannya. "Pak Syaf (Syafrudin)  berani berkorban. Dan sebagai pemimpin, ia mendahulukan yang dipimpinnya. Mempunyai visi dan misi mau dibawa kemana yang dipimpinnya," kata Muhtar Mandala, tokoh masyarakat Banten yang juga dikenal salah satu bankir di Indonesia.

Sikap Syafrudin yang tidak mau mengambil uang negara yang bujan haknya, merupakan contoh bagi seluruh anak bangsa ini. "Saat ini Indonesia sedang mengalami krisiskepemimpinan. Sulit menemukan tokoh panutan, yang diikuti kehancuran moral" lanjutnya. Muhtar berharap kepemimpinan yang ditunjukkan Syafrudin dan para pejuang lainnya terus disampaikan kepada para pemimpin dan generasi muda, agar mereka dapat nengambil pelajaran. Sikap Lily yang lebih memilih berjualan sukun goreng untuk membeli susu anaknya dan mencukupi kehidupannya,daripada menyuruh suaminya untuk jorupsi, juga patut diketahui keluarga para pejabat saat ini.

Wartawan dari kantor berita Nasional Antara mengajak beberapa warga kampung Sukasari, kelurahan Pegadungan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Pandeglang, untuk mengobrol mengenai Syafrudin. Wartawan yang sudah berada di kedai kopi ingin melihst reaksi mereka. Tanggapan yang hampir sama disampaikan warga tersebut. Mereka menyatakan salut debgan sikap Syafrudin dan kekuarganya. "Harus begitu kalau jadi pemimpin, jangan ajimumpung. Mentang - mentang menjadi pejabat, berusaha mencari peluang untuk menambah kekayaan," kata Tonny, salah satu warga. "Itu namanya pemimpin yang top, dan keluarganya juga top," timpal Badruzaman, sambil mengacungkan ibu jari. "Jadi pemimpin dan keluarga pemimpin itu harus siap susah. Janfan rakyatnya makan singkong, dia dan keluarga malah pesta newah," lanjutnya.

*Dikutip dari kebiasaan sehari - hari para guru bangsa karangan Agus Nur Cahyo.  

Syafrudin Prawiranegara

Syafrudin Prawiranegara lahir di Banten,28 Februari 1911. Ia adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat  sebagai ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Saat itu, pemerintahan RI di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948. Sewaktu masih kecil, Syafrudin akrab dipanggil kuding. Ia merupakan keturunan Banten dan Minang. Buyutnya, Sutan Alam Intan, masih keturunan raja Pagaruyung di Sumatera Barat, yang dibuang ke Banten karena terlibat perang Paderi. Kemudian,Sutan Alam Intan menikah dengan putri bangsawan Banten, sehingga lahirlah kakeknya dan memiliki anak yang bernama R.Arsyad Prawiraadmajda. Itulah ayah Syafrudin yang bekerja sebagai jaksa dan dikenal dekat dengan rakyat. R.Arsyad dibung Belanda ke Jawa Timur.

Sebagai diberitakan VOA Islam, Syafrudin yang gemar membaca kisah petualangan sejenis Robinson Cruesoe, memiliki cita-cita tinggi. "ingin menjadi orangbesar" itulah alasannya masuk sekolah tinggi hukum (sekarang Fakultas HukumUniversitas Indonesia) Jakarta. Saat Belanda melakukan Agresi Militer II di Indonesia, Soekarno-Hatta sempat mengirimkan telegram yang berbunyi, "kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 di jam enam pagi, Belanda telah memulai serangannya atas ibu kota Yogyakarta. Jika dalam keadaan pemerintah tidak dapat menjalankan kewajibannya lagi, kami menguasakan kepada Mr.Syafrudin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk pemerintahan darurat. Telegram tersebut tidak sampai ke Bukit Tinggi karena sulitnya sistem komunikasi saat itu. Namun, bersamaan dengan mendengar berita bahwa tentara Belanda telah menduduki ibu kota Yogyakarta dan menangkap sebagian besar pemimpin pemerintahan RI, pada 19 Desember sore hari, Syafrudin segera mengambil inisiatif yang senada. Dalam rapatdi sebuah rumah dekatNgarai Sianok, Bukittinggi, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (emergency goverment).

Gubernur Sumatra Mr. T.M Hasan menyetujui usul itu. 'Demi menyelamatkan Negara RI yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara,ucapnya. PDRI dijuluki sebagai "penyelamat republik". Dengan mengambil lokasi di daerah Sumatera Barat, pemerintahan RI masih tetap eksis, meskipun para pemimpin Indonesia telah ditangkap Belanda di Yogyakarta. Kabinet Syafrudin dalam PDRI terdiri atas beberapa menteri. Meskipun istilah yang digunakan saat itu adalah "ketua", tetapi kedudukannya sama dengan presiden. Syafrudin menyerahkan mandatnya kembali kepada presiden Soekarno pada 13Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi RI sebagai bangsa yang sedang mempertahankan kemerdekaan. Setelah itu, Syafrudin terlibat dalm pemerintahan dengan menjabat sebagai Menteri keuangan.

Pada Maret 1950, selaku Menteri Keuangan dalam kabinet Hatta, Syafruddin melaksanakan pengguntingan uang dari nilai 5 rupiah ke atas sehingga nilainya tinggal separuh. Kebijaksanaan moneter yang banyak dikritik itu dikenal dengan julukan "gunting syafrudin". Akibat ketidakpuasa terhadap pemerintah pusat yang disebabkan ketimpangan-ketimpangan sosial dan pengaruh komunis (terutama Partai Komunis Indonesia-PKI) yang semakin menguat, pada awal 1958 Syafrudin dan beberapa tokoh lainnya mendirikan pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang berbasis di Sumatera Tengah. Syafrudin ditunjuk sebagai ketuanya. Kemudian setelah bertahun-tahun berkarier di dunia politik, Syafrudin akhirnya memilih jalur dakwah sebagai kesibukan masa tuanya. Namun, berulang kali mantantokoh Partai Masyumi ini dilarang naik mimbar. Pada juni 1985, ia diperiksa sehubungan isi khotbahnya pada hari Raya Idul Fitri 1404H di Masjid Al'Araf Tanjung Priok Jakarta. Di tengah kesibukan sebagai mubaligh, mantan gubernur Bank Sentral 1951 ini masih sempat menyusun buku sejarah Moneter dengan bantuan Oe Beng To, direktur utama lembaga keuangan Indonesia.

Syafrudin sebelumnya pernah berkarie sebagai Pegawai Siaran Radio Swasta (1939-1940), Petugas Departemen Keuangan Belanda (1940-1942), Pegawai Departemen Keuangan Jepang, Anggota Badan Pekerja KNIP (1945), Wakil kemakmuran (1947), Perdana Menteri RI (1948), Presiden Pemerintah Darurat RI (1948), Wakil Perdana Menteri RI(1949), Menteri Keuangan (1949-1950), Gubernur Bank Sentral / Bank Indonesia (1951), Anggota Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan dan Pembangunan Manajemen (PPM)(1958),Pemimpin Masyumi (1960), Anggota Pengurus Yayasan Al Azhar/Yayasan Pesantren Islam (1978), serta sebagai ketua Korp Mubaligh Indonesia (1984-1989) sampai  hayatnya Safruddin meninggal pada 15 Febrari 1989 dan dimakamlan di Tanah  Kusir Jakarta Selatan.

Hidup Sederhana.

"Ayahmu Menteri Keuangan Icah,"Lily menyeka matanya yang basah. "usi uang negara Ayah mengurusi uang negara, tetapi tidak punya uang untuk membeli gurita bagi adikmu, khalid, yang baru lahir. Kalau ibu tidak alami sendiri kejadrian goda meitu, ibu pasti bilang itu khayalan pengarang. Tapi ini nyata. Ayahmu sama sekali tak tergoda memakai uang negara, meski hanya untuk membeli sepotong gurita.  Kalimat tersebut merupakan ucapan yang disampaikan Tengku Halimah atau biasa dipanggil Lily, istri Syafruddin Prawiranegara yang dikutip dari lembar pertama buku Preside Prawiranegara, yang ditulis Akmal Nasery Basral. Pada bagian lain,Akmal juga menuliskan bahwa jumlah harta Syafruddin lebih sedikit setelah menjadi Menteri Keuangan dan tinggal di Yogyakarta dibandingkan saat menjabat Inspektur pajak di Kediri. Saat itu, menjadi menteri kabinet memang masih berkonotasi berjuang langsung ke dalam perjuangan nyata. Bukan simbol memasuki lingkaran elite dunia kapitalisme yang didominasi kuasa uang, kendaraan supermewah, serta beragam fasilitas kelas utama lainnya. Jadi, hidup dalam keadaan kekurangan di dalam keluarga Syafruddin sudah menjadi biasa. Bahkan untuk membeli gurita untuk anaknyapun tak bisa.

Minggu, 28 Desember 2014

Merry Riana

Menikmati biografi seseorang yang sukses adalah satu kenikmatan tersendiri, baik melalui membaca buku maupun menonton film. Salah satu film biografi yang sedang in saat ini adalah Merry riana. Miss Merry sapaan akrabnya di twitter, ya saya adalah salah satu follower beliau. Sesekali saya me- retwit quote Miss Merry yang berisikan motivasi. Tentu saja kali ini spesial karena menonton filmya. Jika beberapa tahun lalu, kita terpukau dengan mimpi seorang anak kampung Andrea Hirata dan berhasil sukses lulus dari Sortboun University dalam film laskar pelangi dan sang pemimpi, now...Miss Merry berbagi kisah dan inspirasi hidupnya hingga mampu meraih imimpi : Satu juta Dollar di usia 26 tahun.

Mimpi ini tentang bagaimana meraih mimpi untuk sukses. Karena dengan meraih sukses maka kita akan merasakan bahagia. Tentu saja difinisi bahagia dan sukses masing-masing orang berbeda. Sukses bagi Miss Merry hampir sama dengan rata-rata orang yakni punya uang banyak, karena dengan punya uang banyak ia bisa berderma dan mendapatkan kehormatan serta tidak lupa menyadari bahwa salah satu sukses dalam hal percintaan, ada yang menyayangi. Well....seperti istilah yang sering kita dengar dari para motivator : "seperti bola, jika dia dihempaskan maka akan meloncat keatas, dan jika hempasannya lebih keras maka bola tersebut akan loncatannya juga akan lebih tinggi."

 Miss Merry adalah salah satu korban tragedi tahun 1998 di Jakarta.Dimana pada masa itu para etnis thionghua dijarah, bahkan kaum perempuannya ada yang diperkosa, dan jelas kaum thionghua tidak mempunyai rasa aman dan tenang. Oleh ayahnya beliau dikirim ke Singapura untuk bertemu salah satu teman ayahnya. Ternyata sampai di sana Miss Merry tak bertemu dengan teman ayahnya, melainkan bertemu Iren yang merupakan teman SMA nya. Dengan bantuan Iren, Miss Merry akhirnya kuliah di Singapura dengan berbagi dormitori dan mendapatkan student loan yang dijamin oleh Alfa kakak kelas Iren yang akhirnya menjadi kekasih Miss Merry. Berawal menjadi relawan part time untuk save heart yakni yayasan sosial di singapura, kemudian menjadi pembersih kaca di bianglala raksasa, kemudian menjadi agent asuransi hingga berhasil bergelar sarjana. 

Inspiratif, dan salut untuk Miss Merry.Diluar alur cerita yuk mari kita sorot pemeran Merry Riana, yup Chelsea Islan. Chelsi yang biasanya hadir setiap hari  di salah satu sitkom di Net TV sebagai pasangan muda yang cool dan pendiam. Dalam film ini tampil menjadi sosok yang energik dan bersemangat. Begitu sebaiknya anak muda.Banyak energinya, kerja keras dan berhasil meraih mimpinya. Seneng juga karena banyak yang menonton film ini, dan rata-rata adalah anak muda. Bagus filmnya, saya beri skor delapan puluh untuk rentang skala nilai satu sampai seratus.













Jumat, 26 Desember 2014

Reuni Mafaza 1435 H

Mafaza atau masjid Fatimatuzzahra saat ini sudah berusia dua puluh tahun. Menurut pak Syarief Baasir ketua takmir masjid usia ini lebih panjang daripada dakwah Rosululloh SAW. Namun apa yang dihasilkan belumlah ada apa-apanya dari dakwah Rosululloh SAW. Harapannya mencapai hasil sepersepuluh saja dari hasil dakwah Rosululloh SAW.Tantangan dakwah kita saat ini bukan hanya dari generasi yang baru lahir tetapi juga dari peninggalan tradisi zaman Belanda dulu. Saat ini yang namanya Islamofobia masih ada. Jika bicara Universalitas pasti bukan Islam atau menjauhkan antara universalitas dengan Islam. Yang perlu kita gerakkan adalah The Islamisasi, bahwa baik saja tidak cukup tapi harus Islam dan kita harus bisa menunjukkan keunggulan Islam. Salah satu kalimat Ustadz Felix siew ketika mengisi ceramah di MAFAZA tahun lalu yang begitu terekam dalam oleh ustadz syarief adalah "saya prihatin, ketika nanti Ahok menjadi gubernur DKI, saya takut bahwa nanti akan berkembang dalam masyarakat bahwa baik saja cukup, tidak perlu Islam."Dan kini keprihatinan ustadz Felix terjadi.

Dalam Reuni kali ini alhamdulillah saya bisa turut serta lantaran saat ini saya bermukim di kota yang sama dengan keberadaan MAFAZA yakni Purwokerto. Honestly baru tahun ini saya ikut Reuni. Reuni ini untuk para mantan dan yang masih aktif di MAFAZA, serta Jamaah MAFAZA. Selain ustadz syarief Baasir juga dipaparkan dialog oleh ustadz Toha Husain Al Hafidz. Beliau memaparkan tentang tema " Memelihara semangat untuk menjawab tantangan dakwah."Dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang berbunyi :"Sebagian orang ada yang diciptakan oleh Alloh SWT sebagai pembuka kejahatan dan penutup kebaikan, sebaliknya ada orang yang diciptakan oleh Alloh SWT sebagai penutup pintu-pintu kejahatan dan pembuka - pembuka kebaikan." Maka pastikanlah bahwa diri kita adalah termasuk kedalam sebagian yang kedua amiin Yarobbal Alamiin...

Sebagai mantan aktifis MAFAZA hendaknya senantiasa melestarikan semangat dakwah. Sebab jika kita terus dalam jalan dakwah maka Alloh telah memberikan tempat yang mulia di sisiNYA. Seperti yang diterangkan Alloh SWT dalam Qs. Fushilat ayat 33. Dalam ayat tersebut, diterangkan bahwa kita semua adalah para dai. Kita berdakwah sebisanya kita. Tidak harus menjadi hafidz qur'an terlebih dahulu. Sampaikan walau hanya satu ayat, karena tidak ada yang sia-sia. Jalan ke Syurga itu tidak memakai hitungan. Maka bersemangatlah dalam berdakwah. Berdakwah yang efektif adalah dengan tindakan kita. Seperti yang biasa orang bijak katakan bahwa aksi itu lebih efektif daripada reaksi. atau kalimat ustadz Toha adalah satu qudwah khasanah itu lebih baik daripada seribu khutbah. Ustadz Toha juga berpesan bahwa sering para aktifis dan mantan aktifis mengeluh dan perlu charge ruhiyah. Menurut ustadz Toha, bahkan kadang baterai  ruhiyah itu tidak musti di charge tapi ganti dengan baterai ruhiyah yang baru.

Dalam mengganti baterai ruhiyah yang baru juga harus berhari-hati. Saat ini ada beberapa gerakan yang tidak sesuai dengan Al qur'an dan Al Hadist. Misalnya saja JOL sebutan ustadz Toha untuk JIL. JOL adalah jaringan orang liberal, ya karena tidak ada Islam liberal yang liberal itu orangnya bukan Islam. Islam yang ada ya Islam yang sesuai dengan Qur'an dan Hadits. Forum ini juga dihadiri oleh pendiri PESMA (Pesantren Mahasiswa) Bapak Arifin Mukti, beliau menambahkan bahwa tantangan MAFAZA adalah mencetak orang-orang yang akan dipakai oleh negeri ini, lihatlah bahwa pengelola negeri ini adalh orang-orang pada level anda, yakni para mahasiswa yang telah lulus dari perguruan tinggi, hanya beda generasi, bahkan cuma satu generasi tidak jauh. Ustadz Arifin mukti juga menambahkan bahwa tantangan dakwah kedepan adalah diri kita sendiri yakni hubbud dunia atau cinta kepada dunia. Mempunyai rumah, mobil istri yang sholihah itu boleh, namun ada tugas yang lain yang perlu kita luangkan waktunya yaitu berdakwah. Selain talkshow acara ini juga menghadirkan segment in memoriam ustadz Muhibbin Bachrun LC Rohimahulloh dan gendu-gendu rasa alumni . Reuni kali ini juga dihadiri oleh Abu Shofi yang berasal dari Arab Saudi, pewakaf MAFAZA.Wollohualam bii showab.

Minggu, 21 Desember 2014

Hari Ibu 2014



Hari ini tanggal 22 Desember 2014 adalah hari ibu. Dua kegiatan PKPU Purwokerto dalam memperingati hari Ibu. Yang pertama seminggu yang lalu, PKPU Purwokerto bersama Persaudaraan Muslimah (Salimah), mengadakan kegiatan kajian dengan tema amazing mom. Dalam kajian tersebut dibedah Al qur’an surat Al luqman ayat 12 dan 13. Dengan mentadaburi ayat tersebut diharapkan kita mendapatkan hikmah. Hikmah adalah ilmu tentang hukum – hukum Allah SWT, ilmu tentang kebenaran juga tentang kebijaksanaan. Manusia pada umumnya mempunyai ilmu tentang Islam tetapi tidak bijaksana. Menurut Imam As sa’di hikmah adalah amal yang bermanfaat. Sedangkan amal sholeh adalah ilmu yang diamalkan, supaya kita dapay bersyukur kepada Alloh SWT. Syukur adalah buah dari iman yang kuat. Wujud syukur adalah kita senantiasa melaksanakan perintah Alloh SWT dimuka bumi.Dengan demikian, syukur adalah orang yang senantiasa menegakkan kalimat Alloh SWT dimuka bumi. 

Dalam Qs. Al luqman ayat 13 disebutkan bahwa orang-orang yang bersyukur kepada Alloh SWT akan berpikir tentang pendakwahan Islam kepada generasi selanjutnya. Menjadi orang tua yang menginginkan anaknya sholeh atau sholihah hendaknya diawali dengan menjadikan dirinya sebagai orang tua yang sholeh dan sholihah. Orang tua harus menyiapkan pendidikan yang menghidupkan jiwa anak untuk berbuat kebaikan bagi masa depannya. Anak-anak yang senantiasa meninggikan kalimat Alloh SWT. Nasehat luqman yang ke-dua agar supaya orang tua menanamkan anaknya untuk berjihad atau berjuang di jalan Alloh SWT dengan cara berpegang teguh kepada agama Alloh SWT dengan dilandasi pengetahuan Al qur’an dan dengan kajian yang baik. Nasehat luqman selanjutnya adalah agar anak selalu merasa diawasi oleh Alloh SWT. Agar anak selalu mempunyai sifat tawadhu kepada orang lain serta amar ma’ruf nahi mungkar dan menegakkan sholat dan sabar terhadap sesuatu yang menimpanya. Itu tadi inti kajian bersama ustadz Nurhadi Lc.

Peringatan hari ibu yang kedua adalah event “sejuta cinta bagimu ibu” yang dilaksanakan kemarin sabtu tanggal 20 Desember 2014 dan dihadiri oleh ibu Bupati Banyumas ibu Erna Husain. Selain acara kajian oleh ustadz Ahmad Kifni, acara ini juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada para janda ibu tanggah sebagai tulang punggung keluarga. Ustadz kifni dalam kajiannya yang bertema “Pandangan Islam Terhadap wanita”, memaparkan tentang kedudukan wanita, fungsi dan peran wanita serta bagaimana hendaknya wanita membagi waktu. Kedudukan wanita adalah sebagai pasdangan laki-laki. Dalam hal iman wanita berkedudukan sama dengan laki-laki dalam hal nilainya. Wanita juga berpahala atas amalnya. Wanita berhak berusaha dan memiliki harta/belanja. Memiliki hak waris. Wanita juga diperboleh kan mempunyai prinsip monogami dan wanita boleh bekerja dan berkegiatan sesuai dengan fitrahnya. 

Fungsi dan peran wanita adalah sebagai hamba Alloh SWT. Fungsi yang ke-dua adalah sebagai pendamping swami, penerus generasi, pendidik anak,anggota masyarakat, berperan sebagai bapak jika ia single parent dan sebagai pekerja atau wanita karier. Adapun dalm membagi waktu, kaum wanita hendaknya dapat membagi waktu untuk suami, anak, kerabat, tetangga, masyarakat, organisasi, dirinya sendiri, dan kewajiban terhadap Tuhan.

Sabtu, 13 Desember 2014

Supernova

Hi supernova....
Sya perempuan, single
Mengerti cinta sejak SMA
Menyukai lawan jenis

Hehehe...ngikik sendiri menuliskan beberapa kalimat pendek diatas, yups...itu tadi contoh kalimat yang bisa disharingkan kepada supernova. Supernova merupakan salah satu tempat untuk sharing secara virtual, tempat dimana orang-orang /netizen bisa curhat.  Pemilik supernova ternyata seorang pelacur kelas atas yang sangat profesional. Sungguh tak disangka. Hidup memang tidak hitam putih. Ternyata abu-abu juga bisa. Seorang pelacur juga punya sisi baik. Maka anjurannya tidak boleh menjustifikasi seseorang dengan lebel hitam.

Menonton film ini, membuat saya merasa remaja lagi.Merenungi apa itu bahagia (Happy), apa itu cinta (Love),apa itu kemerdekaan (freedom). Ketiga hal tadi hanya kita yang menempatkan kriteria versi kita sendiri, bahkan orang lain tidak berhak turut serta menentukannya. Kalau toh mau turut menakarnya, juga tak ada gunanya, so woles aja...hehehe...

Well...Fere (Herjunot Ali) seorang executive muda yang sukses, jatuh cinta dengan kepada Rana (Raline Shah) yang ternyata telah berswami.  Kisah perselingkuhan nan romantispun mewarnai balutan cinta antara Fere dan Rana. Arwin (Fredi Nuril) swami Rana akhirnya bersedia melepas Rana untuk membebaskannya dari belenggu cintanya. Akhirnya Rana justru teta bersama Arwin. Kadang memang begitu, katanya mencintai tapi justru tidak membahagiakan orang yang dicintainya justru yang terjadi adalah sangat mencintai dirinya sendiri. 

Lain model cinta Fere terhadap Rana, Fere mencintai Rana dengan ps. Tak perlu menambahkan apa yang ada pada diri Rana maupun menguranginya. Justru keasyikan saat Rana berada dalam dunianya misalnya saja saat Rana senyum-senyum sendiri sambil membaca komik kesukaannya. Fere suka dengan pemandangan seperti itu, cukup melihatnya. Jadi tak perlu menuntut ini, itu terhadap pasangannya karena mecintai itu tak perlu syarat. 

Model cinta yang lain juga bisa bertemu tatkala seseorang merasa dirinya sedang berkaca (mirroring)kepada orang lain, eh...ternyata ada orang lain yang sama dengan kita. Itu eseperti yang dirasakan Diva sang supernova terhadap Fere. Jadi, sudah ada dua versi bertemunya cinta ya? yang satu merasa"pas' yang satu "mirrorring."

Supernova adalah sebuah cerita yang dikarang oleh pasangan guy yang sedang merayakan kebersamaan mereka yang ke sepuluh tahun. Seneng pas mendengar penonton bioskop tertawa melihat tingkah polah pasangan guy itu. Why? karena berrti menjadi pasangan guy itu tidak umum di Purwokerto. Kalau tidak tertawa ya tentu sedih, karena sudah dekat tanda-tanda kiamat itu....

Cukup nilai tujuh saja (skla 1 sampai 10) deh untuk film ini, Pemainnya kurang total menurut saya, Entah kurang total atau memang hanya sampai disitu kemampuan mereka. Mestinya bukan Herjunot Ali yang memerankan Fere, pasti lebih dapet jika Nicholas Saputra yang memerankannya. Selamat buat Doni Dirgantoro yang telah berhasil menyederhanakan novel dee menjadi lebih ringan dalam bentuk naskah filmnya. 

My Beautiful Mind - Part 2

             Setelah saya merasa stabil saya melamar pekerjaan sesuai dengan pengalaman saya di dunia ZISWAF dan kemanusiaan PKPU Purwokerto...